Happy New Year 2012

Selamat Tahun Baru 2012 untuk para pembaca sekalian. Semoga di tahun ini kita semua lebih baik dari tahun 2011 yang telah kita lewati.

 

GBU

Pengumuman tambahan untuk presentasi Tugas Akhir DDP & PBOL (1 2011-2012)

Buat teman2 sekalian yang mengambil matakuliah DDP dan PBOL yang saya ampu, Laporan pengerjaan dan file presentasi dikumpulkan :

1. DDP (IT132K) : Selasa, 29 November 2011

2. DDP (IT132L) : Kamis, 01 Desember 2011

3. PBOL (IT251H) : Senin, 28 November 2011

 

NB : Daftar kelompok untuk presentasi sudah kesepakatan bersama di kelas.

Membuat Chart dengan JFreeChart.

Untuk membuat chart di Java, banyak pustaka yang bisa kita gunakan. Salah satu pustaka yang cukup terkenal untuk membuat chart di Java adalah JFreeChart. Untuk menggunakan pustaka tersebut. Berikut contohnya :

1. Create Project dengan nama “JFreeChartSample”
2. Daftarkan JFreeChart ke project yang baru dibuat. JFreechart bisa didownload disini
3. Buat kelas baru misal dengan nama “JFreeChartSample.java” kemudian modifikasilah seperti berikut ini :

public class JFreeChartSampe {
public static void main(String[] arc)
{DefaultPieDataset pieDataset = new DefaultPieDataset();
pieDataset.setValue("Java", new Integer(40));
pieDataset.setValue("C#", new Integer(35));
pieDataset.setValue("Other", new Integer(25));
JFreeChart chart = ChartFactory.createPieChart("Sample Pie Chart", pieDataset, true, true, true);
ChartUtilities.saveChartAsJPEG(new File("C:\\sample.jpeg"), chart, 400, 300);

System.out.println("Selesai...");
}
}

4. Compile project tersebut kemudian jalankan. Ketika dijalankan JFreechart akan membuat chart sesuai dengan dataset yang kita buat kemudian disimpan dalam bentuk image di path directory C:\ dengan nama “sample.jpg”.

 

 

Happy Coding :)

 

Perkuliahan dikosongkan.

Buat teman-teman yang mengambil kelas yang saya ampu :

1. Pemrograman Berorientasi Object Lanjut (Senin, 07 & 14 November 2011, 18:00 – 20:00 WIB)

2. Dasar-Dasar Pemrograman (Selasa, 08 & 15 November 2011, 18:00 – 20:00 WIB)

3. Dasar-Dasar Pemrograman (Kamis, 10 & 17 November 2011, 17:00 – 19:00 WIB)

Dikosongkan  sesuai dengan jadwal masing-masing kelas. Demikian untuk diperhatikan, Terima Kasih

NB: JANGAN LUPA DENGAN TUGAS YANG DIBERIKAN SEBELUMNYA !!!

Contoh animasi teks sederhana dengan PASCAL

Berikut adalah contoh animasi sederhana untuk menggerakkan karakter dari teks secara vertical dengan menggunakan PASCAL.

Langsung liat contohnya saja ya :


uses crt;

var
teks : string[15];
posisiKar : integer;
x, y, temp : integer;

begin
clrscr;
teks := 'Belajar Pascal';

x := 12;
y := 3;

gotoxy(12, 1);write(':: Contoh Animasi Sederhana ::');

for posisiKar := 1 to length(teks) do
begin
gotoxy(x,3);write(teks[posisiKar]);
delay(60);
x := x + 1; { Mengapa X harus ditambah dengan 1 pada saat perulangan berjalan ?? }
end;

x := 12;

{animasi vertical}
for posisiKar := 1 to length(teks) do
begin
for y := 3 to 17 do
begin
gotoxy(x, y); write(teks[posisiKar]);
gotoxy(x, y - 1); write(' '); { Mengapa bagian ini nilai y harus dikurangi dengan 1 dan dicetak adalah spasi ?? }
delay(20);
gotoxy(1,1);
end;

x := x + 1;
delay(60);
end;

readkey;
end.

Contoh Program sederhana…

Kali ini saya akan membagikan sedikit trik untuk menampilkan output dengan kasus seperti berikut ini dengan PASCAL.

Jika angka yang dimasukkan genap (misalkan inputan 6) maka pola yang tercetak :

*
**
***
****
*****
******

Sebaliknya jika yang dimasukkan ganjil (misalkan 5) maka pola yang tercetak :

*****
*****
*****
*****
*****

:)

Dari kasus diatas jelas kita akan membutuhkan perintah untuk mengecek kondisi inputan user genap atau ganjil. Jika genap kita buat perulangan untuk mencetak pola segitiga. kalo ganjil kita buat untuk mencetak pola persegi.

Mari kita lihat contoh berikut :


uses crt;

var
inputan : integer;
baris, kolom : integer;

begin
clrscr;
write('Masukkan Angka : '); readln(inputan);
clrscr;

if inputan mod 2 = 0 then
begin
{buat bentuk segitiga}
writeln(':: Pola yang dihasilkan adalah Segitiga ::');
writeln('');
for baris := 1 to inputan do
begin
for kolom := 1 to baris do { Mengapa perulangan kolom dari 1 sampai baris ?? }
begin
write('*');  { Mengapa bagian ini hanya menggunakan write bukan writeln ?? }
end;
writeln(''); { Mengapa ada perintah writeln kosong disini ?? }
end;
end
else
begin
{buat bentuk persegi}
writeln(':: Pola yang dihasilkan adalah Persegi ::');
writeln('');
for baris := 1 to inputan do
begin
for kolom := 1 to inputan do   { Mengapa perulangan pada kolom kondisinya = perulangan baris ?? }
begin
write('*');
end;
writeln(''); { Mengapa ada perintah writeln kosong disini ?? }
end;
end;
readky;
end.

Happy coding… :) :p

Tugas Akhir MK DDP IT132L Trimester 1 2010/2011

Buat teman-teman yang mengambil MK DDP Kelas K, Tugas Akhir bisa didownload disini dan daftarkelompok bisa didownload disini

Silahkan dikerjakan dengan baik. Untuk pengumuman selanjutnya bisa dilihat di blog ini. Terima Kasih.

 

:) :) :)

Tugas Akhir MK DDP IT132K Trimester 1 2010/2011

Buat teman-teman yang mengambil MK DDP Kelas K, Tugas Akhir bisa didownload disini dan daftarkelompok bisa didownload disini

Silahkan dikerjakan dengan baik. Untuk pengumuman selanjutnya bisa dilihat di blog ini. Terima Kasih.

 

:) :) :)

Tugas Akhir MK PBOL IT251H Trimester 1 2010/2011

Buat teman-teman yang mengambil MK PBOL Kelas H, Tugas Akhir bisa didownload disini dan daftarkelompok bisa didownload disini

Silahkan dikerjakan dengan baik. Untuk pengumuman selanjutnya bisa dilihat di blog ini. Terima Kasih.

 

:) :) :)

Simple Spring dengan Netbeans.

Pada tulisan ini saya akan menjelaskan sedikit mengenai Spring yang merupakan framework di Java dengan kategori integration.  Pemahaman mengenai spring lebih lanjut bisa dilihat langsung disini. Contoh yang akan saya buat kali ini adalah membalik isi String. Kita coba praktekan saja apa keuntungan yang didapat dari Spring lewat contoh sederhana tersebut.

1. Buatlah project baru dengann nama misalnya “SimpleSpring”

2. Tambahkan library Spring Framework 2.5.6 (versi yang tersedia pada Netbeans 7.0)

3. Buat kelas baru dengan nama misal “ReverseString” didalam package “com.spring”.  Kemudian modifikasi kelas ReverseString dengan isi seperti berikut ini :


package com.spring;

/**
*
* @author vyoroppier
*/
public class ReverseString {

private StringBuilder builder;
private String teks;

public void setBuilder(StringBuilder builder) {
this.builder = builder;
}

public void setTeks(String teks) {
this.teks = teks;
}

public String getTeks() {
builder.append(teks);
return builder.reverse().toString();
}
}

4. Buat konfigurasi spring dengan nama “springcontext.xml” yang ditaruh didalam package “com.spring”, kemudian modifikasi isinya seperti berikut :

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<beans xmlns="http://www.springframework.org/schema/beans"
       xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
       xsi:schemaLocation="http://www.springframework.org/schema/beans
       http://www.springframework.org/schema/beans/spring-beans-2.5.xsd">

    <bean id="stringBuilder" class="java.lang.StringBuilder"/>

    <bean id="reverseString" class="com.spring.ReverseString">
        <property name="builder" ref="stringBuilder"/>
        <property name="teks" value="Hello World"/>
    </bean>
</beans>

Jika diperhatikan pada konfigurasi springcontext tadi bahwa kita memberitahukan kepada spring bahwa ada kelas yang namanya “ReverseString” dengan property “builder” dan “teks”, dimana didalam kelas tersebut nantinya tidak perlu kita buatkan object baru dari kelas StringBuilder dan variabel teks karena nantinya spring yang akan mengisi kedua property ini. Property “builder” ini sendiri didalam konfigurasi spring di referensikan ke kelas java.lang.StringBuilder. Kemudian nama bean dari kelas ReverseString adalah “reverseString”.

5. Selajutnya kita buatkan kelas untuk mengakses spring tersebut misal dengan nama “Main”. Modifikasilah isinya seperti berikut ini :

package simplespring;

import com.spring.ReverseString;
import org.springframework.context.ApplicationContext;
import org.springframework.context.support.ClassPathXmlApplicationContext;

/**
*
* @author vyoroppier
*/
public class Main {

public static void main(String[] args) {
ApplicationContext applicationContext =
new ClassPathXmlApplicationContext("com/spring/springcontext.xml");
ReverseString reverseString = (ReverseString) applicationContext.getBean("reverseString");
System.out.println(reverseString.getTeks());
}
}

Jika diperhatikan pada source code diatas, object dari kelas ReverseString tidak perlu dibuatkan karena spring yang sudah secara otomatis mengkonfigurasikan dan membuat object dari kelas tersebut. Dengan demikian keuntungan yang dimiliki adalah kita tidak perlu repot-repot membuat object untuk kelas yang dimaksud dan mengatur bagaimana object itu berperilaku misal hanya bisa dibuat sekali saja, kalo sudah ada ga usah dibuat lagi. Jika menggunakan coding konvensional panjang baris perintahnya, dengan spring sudah secara otomatis di manage  :)

 

Happy coding.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.